‎Polda Jabar : Penerimaan Akpol 2026 Hanya Satu Jalur, Tanpa Kuota Khusus Atau Titipan

‎Polda Jabar : Penerimaan Akpol 2026 Hanya Satu Jalur, Tanpa Kuota Khusus Atau Titipan

‎Kepala Biro (Karo) SDM Polda Jabar Kombes Pol Dr. Fadly Samad, S.H., S.I.K., M.H., M.Si didampingi Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H memastikan bahwa penerimaan Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 hanya melalui satu jalur, yakni jalur reguler tanpa kuota khusus maupun titipan.

‎“Penerimaan Taruna/Taruni Akpol hanya melalui jalur reguler. Tidak ada kuota khusus, tidak ada titipan, dan tidak ada ruang bagi pihak mana pun yang mencoba memanfaatkan proses seleksi ini,” ujar Karo SDM Polda Jabar dalam keterangannya, Jum’at (10/4/2026)

‎Ia juga menambahkan kelulusan peserta murni ditentukan oleh hasil seleksi yang objektif, untuk menjamin kemurnian proses seleksi, panitia menerapkan pengawasan berlapis mulai dari face matching, absensi peserta, hingga pengkodingan peserta guna mencegah potensi kecurangan.

‎Selain itu, pengawasan juga melibatkan unsur Paminal, Itwasda, Provos serta pengawas eksternal dan IDI agar seluruh proses berjalan bersih dan akuntabel.

‎Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya apabila ada pihak yang menawarkan jasa kelulusan atau meminta biaya dengan iming-iming dapat membantu peserta lolos seleksi.

‎”Jika menemukan praktik tersebut, masyarakat diminta segera melapor melalui Call Center 110, Dumas Presisi, atau kanal pengaduan Propam,” katanya.

‎Ia pun meminta para peserta untuk fokus mempersiapkan diri secara maksimal, baik fisik, mental, maupun akademik.

‎“Yang menentukan kelulusan adalah kemampuan peserta sendiri, bukan janji atau titipan dari pihak mana pun,” katanya.

‎Sementara itu Kombes Fadly juga menyebutkan seleksi Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 di Polda Jabar memasuki tahap pemeriksaan kesehatan (rikkes) tahap I.

‎“Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta secara menyeluruh. Ini menjadi dasar penilaian apakah peserta layak mengikuti tahapan seleksi berikutnya,” katanya.

‎Dalam pelaksanaannya, peserta menjalani sejumlah item pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, persentase lemak, pemeriksaan tensi dan nadi, pemeriksaan gigi, pemeriksaan mata meliputi visus dan buta warna, serta pemeriksaan fisik.

‎Karo SDM Polda Jabar menjelaskan, pelaksanaan rikkes ini merupakan bagian dari komitmen Polda Jabar dalam menjalankan proses rekrutmen dengan prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

‎”Seluruh tahapan dilakukan oleh tim medis Biddokkes bersama panitia seleksi dengan pengawasan ketat agar berjalan objektif sesuai ketentuan,” katanya.

‎Bandung, 10 April 2026

‎Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *